Home Entertainment Sejarah Sepak Bola

Sejarah Sepak Bola

21
0

Konon, sejarah sepak bola berasal dari bahasa Spanyol yaitu Futbol yang artinya sepak bola dan Sala yang artinya ruangan. Jadi, futsal berarti sepak bola yang dimainkan di dalam ruangan. Permainan futsal pertama kali diperkenalkan di negara Uruguay pada tahun 1930. Yang memperkenalkan permainan ini adalah seorang pelatih sepak bola yang berasal dari Argentina yaitu Juan Carlos Ceriani.

Futsal diciptakan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.

Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.

Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia. Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California.

Ada pula yang beranggapan bahwa sejarah futsal berasal dari negeri mereka masing-masing seperti negara Brasil dan Canada. Permainan ini pun semakin berkembang dan kini telah di bawah naungan FIFA (Federation Internationale de Football Association).

Di negara Brazil, futsal sangat berkembang pesat dan di negara inilah muncul peraturan futsal yang tidak jauh berbeda dengan peraturan pada era ini. Setelah penetapan peraturan ini, futsal pun kian berkembang ke negara Amerika Latin dan bahkan ke seluruh dunia. Di Italia sendiri, sejarah futsal mulai dikenal pada tahun 1950an yang diperkenalkan oleh pemain sepak bola yang diimpor dari Amerika Latin yang kala itu sedang bermain di Liga Italia Seri A. Pada waktu senggang mereka bermain futsal dan permainan ini pun semakin digemari oleh masyarakat Italia.

Lain halnya dengan negara Inggris, para pemain sepak bola justru sudah terbiasa melakukan latihan di lapangan berumput enam lawan enam. Semakin tenarnya permainan ini di negara Inggris, sehingga munculah turnamen futsal yang kala itu disponsori oleh London Express yang merupakan salah satu harian terkenal di London. Di negara Spanyol, perkembangan futsal jauh lebih cepat. Hal ini disebabkan karena gaya dan budaya bermain bola di Spanyol mirip dengan Amerika Latin. Jadi, tak butuh waktu lama untuk mengenalkan permainan ini pada masyarakat Spanyol.

Sejarah futsal berlanjut ke tahun 1965, dimana kala itu pertandingan futsal tingkat internasional di gelar untuk yang pertama kalinya. Pertandingan tersebut menjadikan negara Paraguay sebagai juaranya. Kemudian di tahun-tahun berikutnya sampai tahun 1979, Brazillah yang merajai permainan futsal. Negara Brazil juga berhasil menyabet gelar pada piala Pan Amerika yang digelar pertama kali yaitu pada tahun 1980.

Pada tahun 1974 dihelat pertemuan perwakilan futsal yang berasal dari berbagai negara guna menggagas terbentuknya The Federacao International de Futebol de Salao/Federasi Futsal Amerika Serikat (FIFUSA) yang merupakan sebuah organisasi resmi  untuk menaungi futsal. Dengan dibentuknya organisasi ini, futsal pun semakin berkembang ke seluruh penjuru dunia. Kejuaraan futsal yang diadakan oleh FIFUSA pertama kali dihelat pada tahun 1982 di Brazil. Mengingat, futsal turut serta memajukan persepakbolaan dunia, akhirnya FIFA tertarik untuk mengambil alih futsal sebagai bagian dari sepak bola dan juga mengambil alih perhelatan kejuaraan dunia futsal.

Dirangkum dari laman resmi PSSI, sejarah sepak bola di Indonesia secara modern dimulai dengan terbentuknya PSSI (Persatuan Sepakbola seluruh Indonesia) pada 19 April 1930 di Yogyakarta.  PSSI lahir karena dibidani politisi bangsa yang baik secara langsung maupun tidak, menentang penjajahan dengan strategi menyemai benih – benih nasionalisme di dada pemuda-pemuda Indonesia. PSSI didirikan oleh seorang insinyur sipil bernama Soeratin Sosrosoegondo. Soeratin menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Teknik Tinggi di Heckelenburg, Jerman pada tahun 1927 dan kembali ke tanah air pada tahun 1928.  Ketika kembali ke tanah air Soeratin bekerja pada sebuah perusahaan bangunan Belanda “Sizten en Lausada” yang berpusat di Yogyakarta. Di sana ia merupakan satu-satunya orang Indonesia yang duduk dalam jajaran petinggi perusahaan konstruksi yang besar itu. 

Luas lapangan futsal memang berbeda dengan sepak bola. Namun kedua olahraga ini memiliki satu kesamaan yakni permainan bola dimainkan dengan kaki. Banyak yang menyebut futsal sebagai mini soccer, karena ukuran luas lapangannya yang lebih kecil. Kini futsal populer di kota-kota besar di Indonesia. Kita mungkin sering melihat lapang futsal indoor di perkotaan dan dimainkan banyak orang. Ukuran lapangan futsal yang resmi tersebut sudah dirancang FIFA secara lengkap. Ukuran lapangan futsal tersebut diatur dalam Futsal Laws of the Game yang dirancang FIFA dan dapat di unduh di website resminya.

 

Berikut ini ukuran standar lapang futsal menurut FIFA.

  1. Luas Lapangan

Luas lapangan futsal untuk pertandingan non-internasional atau nasional yakni:

Panjang lapangan : 25 meter – 42 meter

Lebar lapangan : 16 meter – 25 meter

Lingkaran tengah berdiameter 6 meter.

Untuk pertandingan internasional

Panjang lapangan : 38 meter – 42 meter

Lebar lapangan : 20 meter – 25 meter

 

  1. Area Penalti

Garis daerah penalti dibuat dengan membuat dua garis seperempat lingkaran yang memiliki jari-jari 6 meter. Masing-masing titik pusatnya diambil dari ujung tiang gawang sebelah kiri dan kanan. Ujung garis tersebut menempel dengan garis gawang, ujung lainnya dihubungkan dengan garis lurus yang memiliki ukuran 3,16 meter.

Dalam futsal titik penalti terdapat dua titik, yaitu titik terdekat dari gawang dan terjauh dari gawang.

 

Titik penalti pertama berjarak 6 meter.

Titik penalti kedua berjarak 10 meter.

 

  1. Area Sepak Pojok

Area sepak pojok terletak di keempat sudut lapangan futsal. Area sepak pojok dibentuk dari garis seperempat lingkaran dengan jari-jari 25cm dan titik tengahnya pada sudut lapangan.

 

  1. Area Pergantian Pemain

Memiliki jarak 5 meter dari garis tengah

Lebar daerah pergantian 5 meter

Technical area memiliki panjang 6 meter

Technical area berjarak 75cm dari area lapangan

 

  1. Gawang Futsal

Panjang gawang : 3 meter

Tinggi gawang : 2 meter

Ketebalan setiap tiang : 8cm

Gawang diletakkan di tengah-tengah garis gawang.

Bentuk tiang bulat atau kotak.

Jaring gawang terbuat dari dari tali rami, goni, atau nilon.

 

Indonesia vs Thailand futsal digelar di Huamark Indoor Stadium, Bangkok, Indonesia melangkah ke partai final setelah menghancurkan Myanmar di semifinal dengan skor 5-1, sementara Thailand menggulung Vietnam dengan skor 3-1.

 

Duel final Indonesia melawnan Thailand sarat akan sejarah, bukan kali pertama bagi kedua tim berada di puncak tertinggi gelaran Piala AFF Futsal 2022. Total kedua tim sudah bertemu dalam tiga edisi final Piala AFF Futsal, di antaranya pada 2006, 2008 dan 2019, namun dari ketiganya Indonesia selalu kalah. Di final Piala AFF Futsal 2006, Indonesia dipaksa menelan kekalahan dengan skor sangat telak dari Thailand yang saat itu juga berstatus sebagai tuan rumah, yakni dengan 3-10.

 

Dua tahun berselang, Indonesia kembali harus menelan pil pahit saat berjumpa melawan Thailand di final Piala AFF Futsal 2008. Sementara baru-baru ini, Indonesia kembali dibuat gagal meraih gelar juara di Piala AFF Fustal 2019 dari Thailand dan kali ini tanpa bisa mencetak satu gol. Indonesia kalah dengan skor 0-5, dilihat dari rekor pertemuan dapat disimpulkan jika kedua tim memiliki jarak yang sangat jauh di dunia futsal. Thailand bahkan tak pernah absen di ajang Piala Dunia Futsal, sejak edisi 2000 sukses lolos dari fase grup pada 2016 dan 2021.

 

Menariknya lagi, Thailand dalam dua edisi tersebut mampu lolos dari babak 16 besar dan membuatnya menorehkan prestasi sebagai perwakilan dari tim Asia Tenggara. Sinyal positif pernah diperlihatkan timnas Indonesia saat menahan imbang Thailand yang saat itu memiliki reputasi mencengangkan di Asia Tenggara. Terlebih saat ini Muhammad Hashemzadeh merupakan sosok yang baru saja ditunjuk sebagai nakhoda baru ksuat Garuda kurang dari satu bulan ditambah persiapan yang serba mepet.

 

Indonesia 3-6 Thailand (2003)
Indonesia 0-7 Thailand (2005)
Indonesia 3-10 Thailand (2006)
Indonesia 3-1 Thailand (2008)
Indonesia 2-3 Thailand (2009)
Indonesia 1-6 Thailand (2012)
Indonesia 4-10 Thailand (2013)
Indonesia 0-1 Thailand (2014)
Indonesia 2-3 Thailand (2018)

 

Previous articleAlasan Banyak Orang Suka Bermain Free Fire Reward. Wow, Sangat Menyenangkan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here